Tujuh BUMN Bakal Dibubarkan

Sabtu, 15 Mei 2021 10:30

Erick Thohir. (int)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memastikan, bahwa pada tahun ini bakal ada rencana pembuburan pembubaran tujuh perusahaan pelat merah, yang dinilai sudah tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian.

“Sejak 2008, BUMN di bawah PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) mati beroperasi. Kita sebagai pimpinan akan dzolim kalau dibiarkan tidak ada kepastian,” kata Erikc di Jakarta, Sabtu (15/5/2021).

Erick mengungkapkan, rencana pembubaran tersebut memang telah lama direncanakan. Pemerintah ingin mengambil langkah-langkah tepat, sekaligus memberikan kepastian bagi para pekerja di perusahaan BUMN tersebut.

“BUMN yang sekarang pun dengan perubahan ini harus siap bersaing. Apalagi yang udah kalah bersaing,” kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Jakarta,” ujarnya.

Untuk melakukan pembubaran BUMN ini, kata Erikc, pihaknya melalui PPA akan melakukan kajian atau assesment terlebih dahulu. “Sebab selain pembubaran, opsi yang bisa dilakukan juga adalah sinergi dengan BUMN lainnya,” terangnya.

Terlebih lagi, pihaknya bersama PPA akan melakukan penilaian kembali mengenai BUMN mana yang akan dibubarkan. Beberapa BUMN yang akan dibubarkan tersebut antara lain PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Glas (Persero) dan PT Kertas Leces (Persero).

“Penilaian yang dilakukan tersebut berdasarkan kepada aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, termasuk penyelesaian kewajiban,” kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Bagikan berita ini:
7
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar