Membeludak! 10 Pendaki ‘Diusir’ dari Kawasan Wisata Malino

Minggu, 16 Mei 2021 21:37

FAJAR.CO.ID, GOWA – 10 pendaki orang pendaki harus mengelus dada. Keinginan untuk berlibur di puncak Gunung Lompobattang, Kabupaten Gowa harus batal.

Momen tepat untuk berada di kawasan ketinggian Kabupaten Gowa itu harus ditunda, karena jumlah pengunjung di sana sudah di atas 50 persen. Kerumunan pada masa pandemi ini pun tak mampu lagi terelakkan.

Briant, bersama sembilan orang temannya gagal mendaki. Mereka pun harus pulang karena adanya pencegatan di pintu masuk Malino, yang merupakan satu-satunya akses menuju ke kaki Gunung Lompobattang.

“Ya saya mau pergi mendaki. Tadi ada yang bilang bisa rapid test di sini (Malino). Kalau hasilnya negatif, bisa naik (mendaki). Tidak ada (penyampaian soal pencegatan),” katanya kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).

Pencegatan itu berlaku untuk para pendatang atau wisatawan yang ingin menikmati masa libur lebarannya di Malino. Kecuali bagi warga setempat dan mereka yang telah vaksin COVID-19.

Jika belum vaksin, aparat yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan LSM pun memerintahkan pendatang tersebut untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing.

“Tidak ada (teman yang vaksin). Rencana kami di atas (gunung) selama tiga hari. Ada sekitar 10 orang. Yah begitulah kami pulang,” tambah Briant, yang mulai kecewa.

Pencegatan itu telah dilakukan sejak H+1 lebaran Idul Fitri kemarin, yakni hari Kamis (13/5/2021) dan berakhir pada hari Minggu (16/5/2021).

Bagikan berita ini:
5
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar