Analisa Konflik Palestina-Israel, Prof Jimly Assiddiqie: Indonesia Harus jadi Penengah

Senin, 17 Mei 2021 14:36

Prof Jimly Asshiddiqie

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Assiddiqie menilai konfilik Palestina-Israel bukan masalah agama.

“Konflik Palestina dengan bangsa Israel bukanlah masalah agama semata,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Akan tetapi ada pendudukan wilayah Palestina yang dilakukan Israel.

“Namun ada perebutan serta pendudukan wilayah Palestina dan ini tentang kemanusiaan,” lanjut Prof Jimly.

ICMI lanjut Jimly, mendukung penuh langkah langkah strategis Indonesia.

Baik di OKI maupun di PBB yang terus konsisten dan aktif demi terwujudnya perdamaian Israel-Palestina.

Pihaknya pun mendorong Pemerintah Indonesia bersedia menjadi penengah bagi terwujudnya perdamaian Israel-Palestina.

“ICMI mendukung penuh perjuangan Palestina untuk mendapatkan hak-haknya, dan mengutuk pendudukan Israel atas wilayah Palestina,” tuturnya.

PBB jangan Diam

ICMI juga mendesak agar PBB segera meminta kepada kedua negara menghentikan perang dan memilih jalur perundingan.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bahu membahu memberikan bantuan kemanusiaan rakyat Palestina dan di pengungsian.

Bantuan yang diberikan bisa pakaian, obat-obatan, makanan, hingga selimut.

“Demi alasan kemanusiaan, kami harapkan pemerintah dapat mengkoordinir bantuan dari masyarakat Indonesia yang nantinya dapat dikirimkan langsung ke Palestina dan ke wilayah pengungsian,” pungkasnya.

Untuk diketahui, serangan Israel ke wilayah Palestina kembali berlanjut pada hari kedelapan, Senin (17/5/2021) dini hari waktu setempat.

Bagikan berita ini:
5
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar