Gambar Terbaru Google Earth di Gaza Palestina Blur

Senin, 17 Mei 2021 14:43

Perbandingan gambar citra satelit di Gaza (kiri) Palestina dan Ibukota Korea Utara Pyongyang (kanan) menggunakan Google ...

FAJAR.CO.ID– Serangan brutal Israel ke Palestina di Jalur Gaza menghancurkan rumah-rumah warga dan permukiman serta membunuh ratusan warga sipil Palestina.

Namun, penampakan gambar melalui Google Earth ternyata tak didapatkan dengan resolusi tinggi alias blur.

Padahal, citra satelit ini digunakan para peneliti untuk menemukan lokasi serangan dan mendokumentasikan kehancuran.

“Fakta bahwa kami tidak mendapatkan citra satelit resolusi tinggi dari Israel dan wilayah Palestina membuat kami mundur,” kata Samir, seorang penyelidik open source, dilansir dari BBC, Senin (17/5/2021).

Fakta lain adalah, Google Earth, platform gambar yang paling banyak digunakan, citra terbaru untuk Gaza memiliki resolusi rendah dan kabur.

“Gambar Google Earth terbaru berasal dari tahun 2016 dan terlihat seperti sampah. Saya memperbesar beberapa daerah pedesaan Suriah secara acak dan telah ada lebih dari 20 gambar yang diambil sejak saat itu, dalam resolusi yang sangat tinggi,” tweet Aric Toler, seorang jurnalis untuk Bellingcat.

Ini berbeda dengan Ibukota Korea Utara Pyongyang yang masih bisa ditembus hingga bisa melihat gambar-gambar mobil dengan kualitas resolusi tinggi.

Dibatasi Amerika Lewat Undang-UndangPembatasan kualitas citra satelit untuk wilayah Israel dan Palestina dari perusahaan komersil AS secara komersial telah dibatasi sejak tahun lalu.

Pembatasan itu tertuang dalam Kyl-Bingaman Amendment (KBA) – undang-undang AS sejak tahun 1997 – untuk mendukung masalah keamanan Israel.

Bagikan berita ini:
3
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar