ICMI: Penyerangan di Masjid Al Aqsa dan Gaza Bukanlah Isu Agama tetapi Kejahatan Kemanusiaan

Senin, 17 Mei 2021 18:04

Prof Jimly Asshiddiqie-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menegaskan, serangan Israel terhadap bangsa Palestina merupakan kejahatan yang keluar dari nilai-nilai kemanusiaan. Dunia yang memiliki akal sehat dan hati nurani harus melawan kebiadaban zionis.

“Penyerangan kepada umat lslam di masjid Al Aqsa dan penyerangan di Gaza, bukanlah isu agama tetapi kejahatan kemanusiaan yang keluar dari nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Ketua Umum ICMI, Prof Jimly Asshiddiqie dalam keterangan tertulisnya yang diterima JawaPos.com, Senin (17/5).

Menurutnya, dengan serangkaian kekerasan yang dilakukan Israel terhadap umat muslim di Palestina, ICMI mengeluarkan pernyataan sikap yakni, turut berduka cita mendalam atas jatuhnya korban nyawa termasuk anak anak dari agresi lsrael.

Terlebih lebih lagi aksi itu dilakukan saat umat lslam tengah melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan. Karena itu, sudah sangat jelas bahwa lsrael telah melanggar prinsip-prinsip hukum internasional dalam Piagam PBB.

“Terutama keputusan Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) 2016 yang menetapkan Masjid Al Aqsa sebagai situs suci umat lslam,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Jimly, lCMl mengajak seluruh umat lslam bersama-sama membela dan membantu Palestina serta seluruh warga dunia untuk melawan kezaliman lsrael yang melakukan pelanggaran HAM.

Karena itu, lCMl menganggap tindakan agresi merupakan penjajahan dan kejahatan kemanusiaan yang harus dihentikan. Masalah kemanusiaan, khususnya hubungan antara lslam dan barat seperti konflik lsrael dan Palestina dapat saja tuntas bila para pemimpin dunia termasuk Amerika Serikat bersikap netral tanpa ada keberpihakan.

Bagikan berita ini:
4
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar