Larangan Mudik Lebaran Jokowi Dinilai Gagal, Begini Alasannya

Senin, 17 Mei 2021 17:14

Para pengunjung mengantre untuk masuk ke Kebun Binatang Bandung, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (16/5...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho menilai kebijakan larangan mudik Lebaran yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal untuk mengurangi kerumunan.

“Saya menilai kebijakan larangan mudik Jokowi gagal. Seperti saya katakan saat di awal larangan mudik yang dikeluarkan bahwa pemerintah harus konsisten dan jangan gimmick,” ucap Irwan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17.5).

Politikus Partai Demokrat (PD) itu mengingatkan agar pemerintah mewaspadai tren lonjakan kasus positif Covid-19 pascalebaran 2021.

Pasalnya, di saat rakyat dilarang mudik, mal, dan tempat-tempat wisata justru dibuka dan pengunjungnya membeludak.

“Waspada, pascalebaran tren kenaikan covid-19 bisa meningkat lebih dari 93 persen saat kenaikan covid-19 tahun lalu pascalebaran,” tegas Irwan.

Politikus asal Kalimantan Timur itu mengatakan kegagalan kebijakan larangan mudik Jokowi bukan karena rakyat tidak patuh.

“Namun pemerintah tidak memberikan rasa keadilan dan teladan bagi rakyatnya sendiri. Banyak kebijakan pemerintah yang tumpang tindih, kontradiktif dan juga kontraproduktif,” ucap Irwan.

Salah satu kebijakan pemerintah yang disoroti Irwan adalah masuknya ratusan tenaga kerja asing TKA asal China menggunakan pesawat carteran menjelang dan saat Lebaran lalu.

Wasekjen DPP PD itu tidak mempersoalkan apakah warga negara asing (WNA) datang menggunakan pesawat carteran atau tidak.

Masalahnya, kata dia, ratusan TKA China itu masuk Indonesia pada momentum Lebaran dan di saat bersamaan rakyat sendiri dilarang pemerintah pulang ke kampung halaman.

Bagikan berita ini:
9
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar