Bernada Pelecehan Seksual, Pegawai KPK Laporkan Pertanyaan TWK kepada Komnas Perempuan

Selasa, 18 Mei 2021 20:29

ILUSTRASI. KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) ke Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. TWK sebagai syarat alih status Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diduga memuat pertanyaan bernada pelecehan seksual terhadap pegawai perempuan di KPK.

Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Internal KPK Hotman Tambunan menyebut, laporan itu kini tengah ditangani Komnas Perempuan.

“Terkait wawancara yang berbasis indikasi pelecehan seksual, bias gender, sekarang lagi dalam investigasi dari Komnas Perempuan,” ujar Hotman di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (18/5).

Hotman, satu dari 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus asesmen TWK, menyatakan tengah menunggu hasil invetigasi Komnas Perempuan terkait dugaan pertanyaan seksisme tersebut.

Nantinya, hasil dari investigasi Komnas Perempuan akan diberikan kepada Dewan Pengawas KPK untuk ditindaklanjuti.

“Kita tunggu bagaimana nanti hasil investigasi dari Komnas, dan mungkin nanti hasil investigasi Komnas bisa digunakan oleh Dewas untuk memperkuat pemeriksaannya,” kata dia.

Seperti diketahui, TWK pegawai KPK menuai polemik lantaran memuat soal yang tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi pemberantasan korupsi.

Di antara pertanyaan yang muncul yakni pandangan pegawai seputar FPI, Muhammad Rizieq Shihab, HTI, alasan belum menikah, kesediaan menjadi istri kedua, doa qunut dalam salat, hingga LGBT.

Bagikan berita ini:
9
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar