Gus Nadir: Semoga Pak Jokowi Gak Dibilang Kadrun Sama Buzzer

Selasa, 18 Mei 2021 09:30

Gus Nadir (dok. Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Cendikiawan Nahdatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir ikut berkomentar atas pernyataan Presiden Joko Widodo soal pembebastugasan 75 pegawai KPK.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Monash Australia iyu berharap Presiden Jokowi tak menjadi sasaran para buzzer karena menolak upaya kebijakan pimpinan KPK itu.

“Dan para buzzer pun mendadak terdiam. Menunggu arahan lebih lanjut hehehhehe. Akal sehat sudah bicara Jempolan. Semoga Pak @jokowi gak dibilang kadrun sama para buzzer yah. Komen pak Jokowi lebih dahsyat dari gol sundulan Allison kiper Liverpool tadi pagi,” tulis Gus Nadir di akun Twitter @na_dirs, Senin (17/5/2021),

Seperti diketahui, Jokowi menyatakan tidak setuju para pegawai yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan untuk dinonaktifkan.

Melalui akun Twitter @jokowi, Jokowi menyebut hasil tes itu tak bisa menjadi dasar untuk memberhentikan para pegawai.

“Saya berpendapat, hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK, hendaknya tidak serta-merta jadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai yang dinyatakan tidak lulus tes. Kalau ada kekurangan, tentu bisa diperbaiki melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan,” tulisnya.

Jokowi pun menyatakan sepakat dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang melarang alih status menjadi ASN merugikan pegawai KPK.

“Saya sependapat dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi, bahwa proses pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan hak pegawai KPK untuk diangkat menjadi ASN. Saya minta kepada para pihak yang terkait untuk merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK ini,” tulisnya.

Bagikan berita ini:
4
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar