Ahmad Sahroni Desak Polisi Ungkap Dalang Peretasan Akun Milik Aktivis Antikorupsi

Rabu, 19 Mei 2021 18:35

Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni-- (dok DPR RI)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah anggota Indonesia Corruption Watch (ICW), aktivis LBH Jakarta, serta mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto mengalami peretasan ponselnya.

Peretasan tersebut diduga sehubungan dengan Konferensi Pers mengenai ‘Menelisik Pelemahan KPK melalui Pemberhentian 75 Pegawai’. Para aktivis mengakui bahwa mereka mendapat teror dan mengalami peretasan baik nomor WhatsApp, email, media sosial, hingga teror menggunakan nomor telepon yan tidak dikenal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, mengatakan peretasan terhadap sejumlah aktivis tidak dapat ditolerir, dan polisi harus segera mengungkap pelaku cyber teror tersebut.

“Polisi bersama Tim Sibernya harus segera mencari tahu siapa dalang dari peretasan handphone terhadap para anggota ICW dan mantan pimpinan KPK tersebut. Oknum-oknum seperti itu sangat meresahkan, apalagi kejadiannya bersamaan dengan isu yang kini tengah menjadi pembahasan hangat di KPK,” ujar Sahroni kepada wartawan, Rabu (19/5).

Legislator Partai Nasdem ini menyebut bahwa aksi penyadapan ini bisa memunculkan setimen negatif terhadap prinsip kebebasan berpendapat di Indonesia. Padahal, sangat jelas bahwa kebebasan berpendapat ini merupakan amanah undang-undang.

“Munculnya praktik penyadapan ini sangat dikhawatirkan, karena bisa memunculkan pandangan negatif terhadap kebebasan berekspresi kita. Padahal kan sudah jelas, bahwa kebebasan berpendapat itu dilindungi undang-undang,” katanya.

Lebih lanjut, Sahroni juga meminta kepolisian untuk bisa memberi perlindungan hukum yang memadai kepada para aktivis. Sebab teror tersebut sangatlah berbahaya.

Bagikan berita ini:
7
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar