Bayar Rp200 Ribu, Penumpang Lolos Naik Kapal Tanpa Perlu Rapid Antigen

Rabu, 19 Mei 2021 14:02

Penumpang di Pelabuhan Bajoe

FAJAR.CO.ID, BONE — Ratusan penumpang padati Pelabuhan Bajoe sejak kemarin. Ada prosedur jika ingin menyebrang ke Pelabuhan Kolaka. Harus Rapid Antigen.

Calon penumpang kapal di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone banyak mengeluhkan pelayanan rapid anti gen. Pasalnya pelayanan dinilai lambat. Penumpang harus antri berjam-jam.

Mereka bertumpuk untuk menyetor kartu identitas sebelum namanya dipanggil untuk di tes. Usai di tes calon penumpang harus menunggu hasil tes keluar. Setelah itu baru membeli tiket. Untuk tes rapid anti gen, calon penumpang harus merogoh kocek Rp140 ribu.

Namun, belakangan informasi dihimpun ada juga beberapa penumpang yang tanpa rapid bisa naik ke kapal. Cukup membayar Rp200 ribu.

Hal itu diakui oleh Perawat KKP Kelas II Kendari Wilayah Kerja Kolaka, Erwin. Menurutnya, pada tanggal 18 Mei ada 26 orang yang tidak ada rapid tesnya tiba di Pelabuhan Kolaka. Tanggal 19 ada 51 orang yang tidak mempunyai rapid antigennya.

“Ada informasi dari Bone kita dapat yang 51 orang dia sudah rapid antigen cuman tidak ambil surat keterangannya. Jadi dianggap clear,” katanya Rabu (19/5/2021).

Kata dia, alasan 51 orang itu dia ketinggalan kapal, dan hasilnya terlambat keluar. Mereka menggunakan kapal KM Masagena. Meski begitu hasilnya negatif semua.

“Ada file foto yang dikirim dari Bajoe, diteruskan ke forum pelabuhan,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
10
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar