Didemo Tak Bayar THR Karyawannya, Ini Penjelasan Arwan Tjahjadi

Rabu, 19 Mei 2021 20:43

Suasana aksi unjuk rasa.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pekerja Kareba Losari Beach Hotel menuntut haknya kepada pihak perusahaan dengan melakukan aksi unjuk rasa.

Direktur Utama Losari Hotel Group, Arwan Tjahjadi, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, menurutnya tidak menjadi hal yang perlu dipertanyakan lagi terkait keuangan sebuah perusahaan apalagi yang bergerak di sektor perhotelan.

Dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19 selama ini berdampak langsung dengan kondisi keuangan perusahaan. Sehingga, kata dia, memang perlu adanya penyesuaian pengeluaran dengan pandapatan yang ada.

“Kalau (keuangan, red) kita sehat, ngapain pemerintah memberikan bantuan ke kita. Itupun belum kita terima dana hibahnya. Dalam kondisi begini kita berupaya menurunkan biaya yang tidak perlu,” katanya, Rabu, (19/5/2021).

Bahkan, kata Arwan, untuk bisa menyesuaikan kondisi keuangan, pihaknya terpaksa menutup satu hotel dan juga menjual satunya lagi.

“Apa mau ditunggui kalau tidak ada orang. Jam 06.00 kita buka, jam 09.00 datang tamu, jam 10.00 ditutup. Kemarin Hotel Losari Metro sudah dijual. Hotel Kareba Losari Beach sudah ditutup. Tinggal Losari Beach Hotel,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bagian Personalia Hotel Losari, Etha mengakui, tuntutan yang ada memang sulit untuk dipenuhi. Itu tentunya karena kondisi keuangan akibat Covid-19 selama ini. Namun, kata dia, perusahaan akan berupaya membayar iuran BPJS.

“Mereka itu tahu bagaimana keadaan kita sekarang. Keuangan memang sulit sekali. Tapi beginilah mereka tidak mau menerima jadi apa boleh buat. Terus terang kalau BPJS itu kami akan upayakan mudah-mudahan COVID-19 ini berlalu,” tuturnya.

Bagikan berita ini:
9
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar