Jenazah Aisyah Mengering Seperti Diformalin, Diduga Korban Pesugihan

  • Bagikan

Adapun keempat orang itu adalah Marsidi (42) dan Suwarthinah (38), warga Dusun Kaponan; Haryono (56) warga Dusun Saren, Bejen; dan Budiono (43), warga Dusun Demangan, Bejen.

Marsidi dan Suwarthinah merupakan kedua orang tua Aisyah. Sedangkan Haryono dan Budiono rekan dari kedua orang tua Aisyah.

“Untuk penyebab meninggalnya sedang kami dalami. Hari ini (Senin) sedang kami otopsi,” kata AKBP Benny Setyowadi.

Berdasar laporan keterangan yang didapatkan Jawa Pos Radar Semarang di tempat kejadian perkara (TKP), rumah Marsidi tampak sepi dan sudah terpasang garis polisi.

Maryanto, adik Marsidi menuturkan bahwa kejadian itu sangat tidak disangka. Apalagi kejadian meninggalnya Aisyah ditutupi Marsidi sejak empat bulan lalu.

Berdasar pengakuan Marsidi kepada Maryanto, Aisyah berada di rumah kakeknya di Dusun Congkrang, Bejen.

“Dia (Marsidi) mengatakan kalau korban Aisyah tidak mau diajak pulang dan berada di rumah kakeknya. Awalnya saya tidak curiga dengan kakak saya,” kata Maryanto.

Namun kecurigaan itu muncul dan puncaknya pada hari raya Idul Fitri pekan lalu.

Ketika itu, Maryanto bersama keluarga berniat menjenguk Aisyah di rumah kakeknya di Dusun Selingkung, Desa Congkrangan.

Namun, di sana Maryanto tidak menemukan korban Aisyah. Sang kakek pun bingung. Lantas sang kakek mendesak Marsidi untuk menunjukkan di mana keberadaan Aisyah. Ternyata sudah menjadi mayat.

  • Bagikan