Penyerangan Prajurit TNI di Distrik Serambakon, Brigjen TNI Izak Pangemanan Pastikan Teroris KKB Pimpinan Lamek Taplo

Rabu, 19 Mei 2021 21:47

Danrem 172/Praja Wira YakhtiKomandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan. (ANTARA/Evarukdijati)

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA – Pelaku penyerangan personel TNI di Jembatan Kayu 2, Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (18/5) malam akhirnya terdeteksi.

Danrem 172/Praja Wira Yakhti Brigjen TNI Izak Pangemanan menyatakan penyerangan terhadap Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo.

“Pelaku penyerangan diduga kelompok Lamek Taplo, saat kendaraan ditumpangi anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Yonif 403/WP dan Satgas Mobile Yonif 310/KK,” kata Brigjen TNI Izak Pangemanan, di Jayapura, Rabu (19/5).

Dia menjelaskan empat anggota TNI mengalami luka tembak di bagian kaki saat melintas di Jembatan Kayu 2, Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang tersebut.

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana dan Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, Serda Sukrisdianto Yonif dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP.

Brigjen TNI Izak menambahkan, kasus tersebut berawal saat rombongan yang berjumlah 12 orang menggunakan kendaraan roda empat kembali ke Serambakon setelah berbelanja di Oksibil.

Saat berada di sekitar jembatan kayu itulah, mesin kendaraan tiba-tiba mati. Anggota turun dan melihat kondisi mobil, namun tiba-tiba ditembak sehingga terjadilah kontak tembak.

“Para korban saat ini sudah dievakuasi dan dirawat di RST Marthen Indey, Jayapura,” kata Brigjen TNI Izak Pangemanan. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
8
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar