Suara Lantang Habib Bahar di Persidangan Mengejutkan: Saya Membela Harga Diri Istri

Rabu, 19 Mei 2021 10:47

Habib Bahar bin Smith -- fin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Habib Bahar bin Smith akhirnya mengakui kesalahannya telah menganiaya driver taksi online yang sudah menggoda istrinya.

Hal tersebut diungkapkan Habib Bahar dalam sidang lanjutan agenda pemeriksaan terdakwa secara virtual di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung.

Bahkan, Habib Bahar dengan suara lantang mengaku siap menerima konsekuensi hukum apa pun atas perbuatannya.

“Saya akui dalam hukum negara, saya salah, saya akui. Tapi saya lakukan untuk membela harga diri istri saya,” tegas Habib Bahar kepada Majelis Hakim, Selasa (18/5).

Habib Bahar menjelaskan, tindakan tersebut layak dilakukan kepada driver taksi online bernama Adriansyah sebagai bentuk tanggung jawab menjaga harga diri rumah tangga terutama kewibawaan seorang istri.

“Kalau sudah urusan agama, urusan istri, urusan ibu, urusan saudara perempuan saya, saya tidak bisa diam,” jelas Habib Bahar.

Menurut Habib Bahar, jika seseorang telah menghina pribadi maka tidak akan ditanggapi. Namun, kalau ini adalah perihal istrinya.

“Kalau saya pribadi saya ikhlas, jadi ini terkait kehormatan istri saya, saya tidak memedulikan hukum negara untuk menjaga harga diri istri saya,” tegas Habib Bahar.

“Saya akui hukum negara, kalau saya tidak akui saya tidak akan ikuti sidang ini. Yang mulia, saya berani berbuat saya pasti pertanggungjawabkan di dunia atau di akhirat,” sambungnya.

Sebelumnya, Habib Bahar dalam sidang mengakui sangat emosi terhadap korban hingga menginterogasi dengan kekerasan. “Di situ saya posisi sendiri, yang saya tahu ada orang yang melerai. Saya tarik leher, dia berontak saya paksa masuk,” jelas Habib Bahar.

Kemudian, setelah kejadian penganiayaan, Habib mengaku telah memerintahkan orang kepercayaannya kepada pihak korban untuk berdamai.

Namun, tujuan tersebut tak menghalangi proses hukum, meski dari pihak korban telah menyatakan sudah berdamai.

Habib Bahar menerangkan, kejadian tersebut sangat wajar jika dilakukan oleh seorang suami ketika mengetahui istrinya digoda laki-laki lain.

“Siapapun pasti marah ketika istrinya digoda,” tegasnya.

Sementara itu saksi korban, yakni Andriansyah mengaku sudah berdamai dengan Habib Bahar bin Smith.

Maka saat memberi kesaksian di pengadilan, ia enggan menjelaskan kronologi kekerasan yang dialaminya tersebut.

“Karena begini yang mulia, saya sudah sepakat berdamai jadi nggak mau membahas ini. Sudah diselesaikan kekeluargaan. Saya agak keberatan kalau mengulang kronologi sudah saya lupakan sekali,” jelas Andriansyah, Selasa 27 April 2021.

Tidak hanya itu, Andriansyah mengaku sudah melupakan kronologis penganiayaan dengan alasan sudah mencabut laporan.

“Di sini saya enggak bisa membahas kronologi karena sudah dilakukan surat pencabutan laporan,” tegasnya.(genpi)

Bagikan berita ini:
9
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar