Tiga Kali Keluarkan Hak Veto, AS Tak Ingin Ada ‘Perdamaian’ Palestina-Israel

Rabu, 19 Mei 2021 07:15

Roket Palestina hancurkan bangunan di ibukota Israel

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Amerika Serikat kembali mengambil sikap berbeda menanggapi konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina.

Sudah tiga kali, Amerika Serikat lagi-lagi mengambil hak veto untuk menghentikan upaya dewan keamanan PBB menyikapi konflik Israel dan Palestina.

Pada pertemuan darurat Dewan Keamanan (DK) PBB pertama pada Minggu (10/5) sampai Rabu (12/5) , Amerika Serikat juga mengambil sikap serupa.

Kemudian pada pertemuan darurat DK PBB yang kedua kalinya pada Kamis (13/5) kemarin, juga tidak ada keputusan bersama semua anggota DK PBB terkait konflik Israel Palestina.

Pada pertemuan kedua tersebut, dilansir dari AFP, sebetulnya 14 dari 15 anggota dewan mendukung adopsi deklarasi bersama untuk mengurangi ketegangan antara Israel dan Palestina.

Namun, Amerika Serikat – yang merupakan sekutu dekat Israel – menentang hal itu.

Amerika Serikat menilai DK PBB cukup mengeluarkan sebuah pernyataan keprihatinan. Menurutnya, deklarasi bersama “kontraproduktif”.

Lantaran tidak mendapatkan suara bulat, akhirnya tiga negara anggota DK PBB, Tunisia, Norwegia dan China meminta agar pertemuan darurat kembali digelar.

Menurut seorang diplomat, gagasan pertemuan ketiga dalam waktu kurang dari seminggu didorong oleh Palestina.

Tujuan dari pertemuan baru tersebut sebetulnya untuk mencoba berkontribusi pada perdamaian dan agar Dewan Keamanan dapat mengekspresikan dirinya dan menyerukan gencatan senjata.

Bagikan berita ini:
1
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar