Tiga Pekan Operasi, Sudah 8 Teroris KKB Tewas

Rabu, 19 Mei 2021 21:13

Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat atau dikenal sebagai OPM (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Delapan teroris anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papuan tewas dalam sejumlah kontak tembak dengan aparat TNI-Polri. Dalam sejumlah peristiwa tersebut juga beberapa anggota TNI-Polri gugur.

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan ada empat kontak tembak yang terjadi antara TNI-Polri dengan KKB Papua dalam tiga pekan terakhir. Empat peristiwa tersebut terjadi paska KKB dinyatakan sebagai teroris oleh pemerintah.

“Sejak ditetapkannya sebagai teroris sejak 29 April yang lalu, memang sampai hari ini sudah terjadi beberapa kontak senjata. Misalnya tanggal 27 April terjadi kontak senjata di Ilaga, di mana 1 prajurit Brimob gugur, 2 lainnya luka-luka. Tetapi ada 5 teroris tewas,” ungkapnya di Kemenko Polhukam, Rabu (19/5).

Dirincinya selain tanggal 27 April, kontak tembak usai ditetapkan KKB sebagai teroris terjadi pada 13 Mei 2021. Peristiwa terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak. Akibatnya satu anggota teroris KKB tewas.

Tiga hari berselang atau 16 Mei, kembali baku tembak terjadi antara TNI-Polri dengan KKB di Ilaga. Dalam peristiwa itu dua anggota teroris tewas, 1 orang melarikan diri dalam keadaan luka.

Kemudian, pada 18 Mei. Penyerangan terhadap 12 prajurit TNI yang sedang melaksanakan pengamanan rawan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dalam peristiwa ini dua 2 prajurit TNI gugur. Pada saat yang bersamaan kontak senjata juga terjadi di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam peristiwa ini 4 prajurit terluka.

Bagikan berita ini:
10
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar