Jaksa Tolak Pandangan Refly Harun di Sidang Habib Rizieq

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun dihadirkan sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus tes usap RS Ummi dengan terdakwa eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu (19/5/2021).

Namun, jaksa penuntut umum (JPU) mendadak menolak pandangan Refly Harun yang dihadirkan sebagai saksi ahli oleh pihak terdakwa Habib Rizieq Shihab. 

Jaksa beralasan, Refly Harun adalah ahli tata negara, sehingga kurang kompeten untuk menjadi ahli dalam kasus pidana terapan. "Ada beberapa ahli yang penuntut umum kesampingkan. Pertama Refly Harun sebagai ahli tata negara," tegas Jaksa.

Menurut Jaksa, bahwa Refly Harun sebagai ahli hukum tata negara dan konstitusi tidak relevan dalam perkara tersebut. Alasannya, karena perkara tersebut masuk dalam pidana terapan.

"Karena perkara ini termasuk hukum pidana terapan, kami mengesampingkan Refly Harun," jelas jaksa.

Merespons hal itu, Ketua Majelis Hakim Khadwanto lantas bertanya alasan penolakan jaksa terhadap Refly Harun. "Jadi ahli Refly Harun saudara tolak karena tak kompeten gitu ya di bidangnya?" tanya hakim "Iya, baik majelis," jawab jaksa.

Tak hanya Refly Harun, Jaksa juga menolak tiga saksi lain yang dihadirkan dalam perkara tersebut.  Mereka adalah Juru Bicara Satgas Covid-19 Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta, Tonang Dwi Ardianto dan dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta Muhammad Luthfi Hakim.

Alhasil, Refly Harun, Tonang Dwi Ardianto, Frans dan Lutfi hanya menjawab pertanyaan dan memberikan keterangan yang dilontarkan oleh Habib Rizieq dan penasihat hukumnya dalam persidangan kali ini.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan