Jumlah Guru di Indonesia yang Sudah Divaksin Covid-19 Baru 23 Persen

Kamis, 20 Mei 2021 22:22

Ilustrasi vaksinasi-- Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jelang tahun ajaran baru, jumlah guru yang telah divaksin COVID-19 tergolong sangat rendah. Hingga saat ini baru 23 persen dari 4,5 juta guru.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan dari 4,5 juta guru di Indonesia, yang telah disuntik vaksin COVID-19 baru 23 persen. Diharapkan pada tahun ajaran baru nanti, seluruhnya telah divaksin.

“Informasi terakhir dari angka 4,5 juta guru yang menjadi sasaran, sekitar bulan Juli diharapkan sudah divaksinasi,” ujarnya usai meninjau vaksinasi dosis kedua terhadap sejumlah seniman, Kamis (20/5).

Dikatakannya, pihaknya akan terus berupaya agar seluruh guru divaksin sebelum tahun ajaran baru. Hingga nantinya pada tahun ajaran baru dapat dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Kita harus terus mengejar secepat mungkin karena sudah akan mulai tahun ajaran baru,” ucapnya.

Diakuinya, pencapaian target guru dan tenaga pendidik terkait vaksinasi masih rendah. Salah satu sebabnya karena terbatasnya suplai vaksin.

“Banyak juga terhambat karena suplai vaksin yang ada, karena mungkin ada negara-negara yang tidak mau ekspor, itu juga menjadi kendala bagi vaksinasi guru,” katanya.

Diungkapkannya, saat ini sudah 20 persen sekolah melakukan PTM secara periodik.

“Ini bukan hal yang baru, dari bulan Januari pun sudah ada yang melaksanakan itu,” ujarnya. (fin)

Bagikan berita ini:
9
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar