Kejar Teroris KKB, Mahfud MD Sebut TNI Polri Bertindak Hati-hati dan Fokus pada Target

Kamis, 20 Mei 2021 18:40

SUSURI WILAYAH: Aparat keamanan berjaga di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. (KASATGAS HUMAS NEMANGKAWI FOR CENDER...

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Pada hari yang sama ketika dua prajurit TNI-AD gugur di Yahukimo (18/5), kelompok kriminal bersenjata di Papua juga beraksi di Pegunungan Bintang. Akibatnya, empat prajurit TNI-AD mengalami luka tembak sehingga harus dievakuasi ke Jayapura.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap kelompok yang telah dinyatakan sebagai teroris itu akan terus dilakukan. Sebab, kelompok tersebut terus mengganggu masyarakat Papua dan berusaha menggagalkan program pemerintah.

Dia memastikan TNI dan Polri yang bertugas mengejar KKB bertindak esktrahati-hati. Mereka fokus pada target. “Sehingga tidak menimbulkan korban dari warga sipil,” imbuhnya. Dibantu Badan Intelijen Negara (BIN) dan pemerintah daerah setempat, aparat gabungan sudah mengidentifikasi KKB.

Mahfud menyatakan, aparat keamanan sudah bisa memisahkan KKB dengan masyarakat sipil. ’’Cara memisahkan itu, artinya agar teroris (KKB) nggak menjadikan masyarakat atau warga sipil sebagai tameng. Kan mereka sering masuk ke masyarakat, bikin kekacauan, lalu masyarakat dijadikan tameng,’’ jelas Mahfud. Saat ini aparat gabungan juga sudah menguasai titik-titik yang biasa dijadikan basis KKB. ’’Sampai tadi malam (Selasa malam, Red), masih ada kontak senjata, masih ada korban,’’ lanjutnya.

Aksi-aksi KKB belakangan ini terus dicermati pemerintah. Tindakan khusus akan terus dilakukan untuk melumpuhkan KKB demi memproteksi masyarakat Papua.

Bagikan berita ini:
8
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar