Presiden Jokowi Salah Sebut Padang Sebagai Provinsi, Faldo Maldini: Dimaklumi!

Kamis, 20 Mei 2021 09:21

Faldo Maldini

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Saat meninjau progres pembangunan Tol Trans Sumatera, ruas Pekanbaru-Bangkinang, Presiden Joko Widodo alami keseleo lidah. Dalam menyampaikan sambutan, Jokowi menyebut Padang sebagai provinsi.

Pernyataan Jokowi saat meninjau Tol Trans Sumatera itu disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (19/5/2021). Alhasil, salah ucap Jokowi menjadi bahan tertawaan masyarakat. Heboh bukan main di media sosial.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo Maldini tampil membela Jokowi lewat cuitannya di Twitter. Faldo mengaku tahu betul mengapa orang dari luar Sumatera Barat kata ‘Padang’ sangat kuat di pikiran. Karena Padang adalah tanah kelahiran dan kampung halaman Faldo.

“Tentu, itu merujuk ke Sumbar. Yang penting, jalannya gak salah arah aja ke provinsi lain. Bagi orang luar Sumbar, kata “Padang” sangat kuat, mengacu ke daerah/etnis. Tagline wisata Pemprov aja Taste of Padang. Tapi banyak yang senang ngeributin ginian, ya boleh-boleh aja,” cuit Faldo Maldini menjelaskan.

Dia pun sempat mempertanyakan ketika Pemprov Sumbar bikin tagline Taste of Padang itu. Tapi, penjelasan ilmiah dari riset konsultan branding yang membantu Pemprov, akhirnya membuat Faldo bisa menerima alasan tersebut.

“Sebagai orang luar Sumbar, Pak @jokowi tentu lebih terbiasa menyebut “Padang”, ya bisa dimaklumi,” belanya kemudian.

Yang jelas, kata Faldo, kebijakan pembangunan ini tidak hanya untuk warga Kota Padang, tapi untuk seluruh Sumbar.

Bagikan berita ini:
9
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar