Rekor WTP Pemkot Makassar 5 Tahun Berturut-turut Pecah, Pengamat Bilang Begini

Kamis, 20 Mei 2021 13:24

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rekor Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Pemkot Makassar lima tahun berturut-turut harus pecah. Tahun 2021 Kota Makassar hanya diberi Wajar Tanpa Pengecualian (WDP) dari BPK.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan WDP atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Pemkot di tahun sebelumnya.

Tentu hal ini menjadi pekerjaan rumah (pr) Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di periode keduanya bersama Fatmawati Rusdi.

Pengamat Tata Keuangan Negara Universitas Patria Artha (UPA) Bastian Lubis, berpendapat status WDP tahun 2020 yang diraih Pemkot Makassar tak lepas dari kinerja Pj Wali Kota sebelumnya.

“Karena mereka itu pamong pamong yang di tugas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sebenarnya tidak memiliki kompetensi yang jelas, karena dari WTP kerjanya ugal-ugalan banyak kegiatan tidak ada di APBD dibuat,”ucapnya, Kamis (20/5/2021).

“Saya lebih mengapresiasi tindakan dewan itu dia bekerja karena kegiatan yang tidak ada masa Anggaran nya ditolak. tapi mereka melabrak aja, apalagi prof Rudy Djamaluddin di provinsi ada 4 poros jalan tidak ada dalam apbd dibuat. Udah pidana itu,” sambungnya.

Bastian menambahkan, hal itu pun dilakukan Rudy Djamaluddin semasa menjabat pada pertengahan 2020 lalu. Imbasnya, kata dia Kota Makassar mengalami kemunduran.

“Jadi Kota Makassar ditahun 2020 itu dibuat hancur lebur itu. Keliatannya dia tidak mempunyai kompetensi menjadi seorang pemimpin. Karena dari pertanggungjawaban jarang jarang itu ditolak. Harusnya diberi catatan,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
2
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar