Cemburu pada Messi, Harry Kane Minta Dijual Rp2 Triliun

Jumat, 21 Mei 2021 10:16

Harry Kane/Rob Newell - CameraSport via Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Kapten timnas Inggris, Harry Kane mendesak ketua Tottenham Hotspur, Daniel Levy agar mau membiarkannya pergi musim panas ini. Bomber Spurs itu diklaim cemburu melihat kesuksesan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Harry Kane telah berbicara di depan umum untuk pertama kalinya tentang keinginannya untuk mencari klub lain. Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Kane mengonfirmasi niatnya untuk keluar dari Spurs selama wawancara dengan Gary Neville, yang dilakukan di lapangan golf.

Saat itu, Kane menyarankan harga untuk dipertimbangkan klub, yakni angka 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun. Levy sendiri kabarnya sangat marah. Alasannya, klub masih akan bermain dan membutuhkan kemenangan melawan Leicester City di pertandingan terakhir musim ini untuk mengamankan tiket Liga Europa musim depan.

“Kami selalu memiliki hubungan yang baik. Tapi saya tidak yakin bagaimana percakapan itu akan berlangsung jika saya jujur, tetapi Anda tahu bagaimana rasanya sebagai pemain, Anda tidak tahu apa yang dipikirkan oleh ketua,” kata Kane kepada Neville dikutip dari Independent.ie.

Harry Kane mengakui masa depannya di Tottenham saat ini tidak pasti. Ia menegaskan butuh percakapan yang baik dan jujur ​​dengan Levy. “Saya tidak tahu, dia mungkin ingin menjual saya. Dia mungkin berpikir ‘Jika saya bisa mendapatkan £ 100 juta untuk Anda, lalu mengapa tidak?’,” jelas Kane.

Saat Wawancara Kane untuk channel The Overlap di YouTube itu, pemain berusia 27 tahun tersebut mengungkapkan mengapa dia ingin bergabung dengan klub yang bersaing untuk mendapatkan penghargaan terbesar. Menurutnya, dia ingin menjadi bintang besar seperti Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Pada hari Rabu, Kane melambaikan tangan kepada penggemar Spurs yang sudah dibelanya selama 16 tahun. Kane menegaskan bahwa dia ingin pertandingan kontra Aston Villa itu menjadi pertandingan kandang terakhirnya untuk Spurs.

“Ini jelas merupakan percakapan yang bisa dilakukan dengan klub. Saya ingin bermain di pertandingan terbesar. Momen terbesar. Musim ini saya menonton Liga Champions, menyaksikan tim-tim Inggris di sana tampil luar biasa. Itu adalah permainan yang ingin saya ikuti,” jelasnya.

“Jadi, yang pasti, ini adalah momen dalam karier saya di mana saya harus merenung dan melihat di mana saya berada dan melakukan percakapan yang baik dan jujur ​​dengan ketua. Saya yakin dia ingin menetapkan rencana di mana dia melihatnya, tetapi pada akhirnya itu akan tergantung pada saya dan bagaimana perasaan saya. Dan apa yang terbaik bagi saya dan karier saya saat ini,” tegasnya.

Manchester City saat ini diklaim sebagai yang terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Kane. Itu setelah mereka dipastikan kehilangan Sergio Aguero di akhir musim. Manajer City, Pep Guardiola diketahui ingin membawa Kane ke Manchester City untuk memperkuat skuatnya yang musim ini memenangkan gelar tanpa pemain No 9 reguler.

 “Saya tidak ingin berada di akhir karir saya dan memiliki penyesalan. Saya tidak takut untuk mengatakan bahwa saya ingin menjadi yang terbaik. Saya tidak takut untuk mengatakan saya ingin mencoba untuk mencapai level yang dicapai Ronaldo dan Messi. Anda tahu, itulah tujuan akhir saya. Itu tujuan saya, untuk memenangkan trofi musim demi musim. Mencetak 50, 60, 70 gol per musim,” tegasnya. (amr)

Bagikan berita ini:
6
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar