Di Hadapan Ring 1 AHY, IAS Komitmen Menangkan Demokrat di Sulsel

Jumat, 21 Mei 2021 14:11

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Jelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sulawesi Selatan yang rencananya bakal digelar paling lambat tengah tahun ini, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mantan Wali Kota Makassar dua periode makin giat berkonsolidasi.

Selepas lebaran Idulfitri, IAS sengaja menemui elite DPP Demokrat di Jakarta, Kamis (20/5/2021). Mereka diantaranya Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, dan Ketua Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Michael Wattimena.

Sementara IAS didampingi Ketua DPC Demokrat Maros Amirullah Nur Saenong. Dalam potret, mereka tampak duduk satu meja sekedar makan dan minum kopi bersama. Para pentolan Demokrat itu merupakan ring 1 atau orang terdekat Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Saat dikonfirmasi terkait pertemuan tersebut, IAS tak menjawab secara spesifik dan terperinci. Intinya kata dia, silaturahmi tersebut dalam rangka halal bihalal selepas Idulfitri.

“Silaturahmi biasa. Kebetulan lagi di Jakarta,” ujar IAS lewat pesan singkat kepada fajar.co.id.

Saat ditanya terkait keinginannya maju bertarung di Musda merebut kursi Ketua DPD Demokrat Sulsel, IAS mengaku para elite tersebut telah mengetahuinya.

Andi Arief Cs menitip pesan kepadanya, untuk tetap melakukan konsolidasi ke DPC dan merekatkan kader agar tidak terpecah.

“Kalau itu mereka tahu. Makanya mereka titip untuk tetap konsolidasi dan jaga kekompakan,” tuturnya.

Termasuk target IAS mengantar kader Demokrat menjadi Ketua DPRD Sulsel jika dirinya diamanahkan memimpin Demokrat Sulsel, juga diungkap dalam pertemuan tersebut.

“Iya itulah komitmen saya ke DPP Insya Allah saya bisa membawa kader Demokrat untuk menjadi ketua DPRD,” bebernya lagi.

Respon serupa juga dibeberkan Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. Menurutnya pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi pasca lebaran.

“Silaturahmi pasca lebaran,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, IAS telah terang-terangan mengungkapkan niatannya tarung di Musda. Tak tanggung-tanggung, ia menargetkan Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu menang Pemilu di Sulsel tahun 2024 mendatang.

“Saya optimis Demokrat menang di Sulsel. Saya pernah memimpin partai ini tiga tahun 2011 – 2014. Kala itu saya dapat 11 kursi. Jika saya tidak bersoal hukum, bisa saja Demokrat pemenang Pemilu waktu itu,” beber IAS di Makassar belum lama ini.

Namun, bukan berarti berhadap-hadapan di Musda membuat hubungan IAS dan Ni’matullah menjadi renggang. Mereka tetap bersilaturahmi baik, secara personal tidak ada masalah apapun.

Hanya saja kata IAS, dalam Musda mendatang tentu akan ada adu gagasan, adu ide dalam memajukan Demokrat. Semua dikembalikan ke pemilik suara yang sah yakni Ketua DPC, ditambah suara DPP dan DPD.

“Saya dengan Ni’matullah komunikasinya bagus. Tidak ada sekat. Hubungan personal sangat baik,” ujarnya.

Sejatinya pada akhir Januari lalu, IAS telah melakukan manuver sebelum Musda itu dibatalkan akibat kisruh kudeta beberapa waktu kemarin.

Suami Legislator Senayan Aliyah Mustika itu mulai bergerilya menggalang dukungan dengan mengumpulkan 11 ketua DPC Demokrat se-Sulsel.

Kumpul bareng para Ketua DPC dikemas dalam sebuah acara makan malam bersama di Restoran Sunachi, Hotel Claro, Makassar, Rabu (27/1/2021). Makan malam itu kemudian dilanjutkan diskusi ringan terkait perpolitikan di Sulsel.

Sebelas ketua DPC dan Plt yang hadir adalah ketua Demokrat Gowa, Takalar, Sidrap, Bulukumba, Enrekang, Parepare, Maros, Pangkep, Barru, Jeneponto, dan Sinjai. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
4
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar