KPK Jebloskan Desi Arryani dan Dua Eks Pejabat Waskita Karya

Jumat, 21 Mei 2021 19:48

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan lembaga antirasuah tengah menyelidiki adanya dugaan korupsi ...

Selain itu, Fakih Usman juga turut dijatuhi hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti yang dibebankan pada Terpidana tersebut sebesar Rp 5.970.586.037. Hukuman tambahan itu harus dibayarkan selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Jika dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dimaksud dan apabila uang pengganti tidak dibayar maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun,” ucap Ali.

Kemudian, mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar akan dijebloskan ke Lapas Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 7 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan. Dia juga dihukum membayar denda sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan.

Dia juga dijatuhi pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp 47.166.931.587,00. Hukuman tambahan itu harus dibayarkan selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap.

“jika dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dimaksud dan apabila uang pengganti tidak dibayar maka dipidana dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan,” urai Ali menandaskan.

Ketiga mantan pejabat Waskita Karya itu terbukti melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
8
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar