Legislator Ini Minta Pemerintah Bubarkan OJK, Ini Penyebabnya

Jumat, 21 Mei 2021 09:50

Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto meminta Pemerintah membubarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pasalnya, lembaga pengawas keuangan itu dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya atau melindungi uang masyarakat.

“Dibubarkan saja karena peran OJK tidak sesuai semangatnya seperti saat waktu dibentuknya lembaga ini,” ujar Wihadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (22/5/2021).

Legislator ini mencontohkan Tju Walliat Heri yang sudah melapor ke polisi tapi masalahnya tidak diproses oleh OJK.

Heri yang meminjamkan uang Rp1 miliar kepada Ngui Fui Sian yang berjanji akan membayar dengan menggunakan cek dari Bank BCA yang jatuh tempo 25 Juni 2018.

Namun Heri tidak bisa mencairkan cek dengan no cek BCA: 968663 diambil dari rekeningnya: 5990312658.

“Kliring pada tanggal 16 Juli 2020 ditolak Bank BCA melalui surat bahwa cek telah kadaluarsa atau tenggat waktu pengunjukan Bilyet Giro telah berakhir/rekening Giro/rekening khusus telah ditutup,” terangnya.

Hal itu lantas dilanjutkan Heri dengam membuat laporan polisi.

Selanjutnya, kepolisian memanggil pihak OJK untuk diminta keterangan sebagai pengawas perbankan terkait kasus Tju Walliat Heri.

“Padahal pihak kepolisian secara resmi sudah bersurat kepada OJK namun OJK hanya merespon hanya dengan Whattsap (WA),” katanya.

“Kan tidak memberikan surat balasan secara resmi dan ini merupakan pelecehan OJK terhadap kepolisian yang melakukan penyidikan kasus perbankan,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
1
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar