Makam Putri Sultan Hasanuddin Dikabarkan Terancam Digusur, Bupati Mempawah Bilang Begini…

Jumat, 21 Mei 2021 22:33

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Viral di media sosial makam I Fatimah Daeng Takontu yang berada di Pulau Temajo, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, dikabarkan terancam digusur.

Hal itu mengemuka di salah satu grup facebook, Suku Makassar Internasional II. Demikian juga akun Instagram @sissika.nusantara.

Bupati Mempawah, Erlina, merespons merebaknya kabar terancamnya makam putri Raja Gowa tersebut akan dibongkar.

Menurutnya, Bidang Pariwisata Dikporapar Kabupaten Mempawah sudah berkoordinasi dengan Polres Mempawah.

Tak hanya itu, beber dia, terkait hal itu ia memperoleh informasi Bidang Pariwisata Dikporapar Kabupaten Mempawah sudah berkomunikasi dengan pihak yang mengaku pemilik lahan. “Insya Allah hari Selasa akan bertemu langsung, ” bebernya, Jumat, (21/5/2021) via akun instagramnya.

Sampai saat ini, beber dia, tidak ada maksud dari pihak yang mengaku pemilik lahan atau pihak lain untuk memindahkan makam yang masuk di dalam Benda Cagar Budaya tersebut.

Sekadar diketahui, I Fatimah mewarisi jiwa patriotik ayahnya. Bahkan, ia memimpin pasukan wanita atau disebut dengan Pasukan Bainea melawan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Pasca perjanjian Bongaya, sejumlah bangsawan Gowa menolaknya. Di antaranya anak Sultan Hasanuddin, I Manninrori Karaeng Galesong, bersama Karaeng Bontomarannu, dan Karaeng Karunrung. Termasuk I Fatimah bersama Pasukan Bainea juga menolak perjanjian tersebut.

Setelah beberapakali I Fatimah meminta untuk turun berjuang melawan kolonialisme Belanda, ibunya pun akhirnya memberikan restu.

Bagikan berita ini:
5
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar