Presiden PKS dan Ketua DPP PAN Bertemu, Zulkifli Hazan Gelisah Disharmonisasi Demokrasi Indonesia

Jumat, 21 Mei 2021 19:06

Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan sekejen saat berpose bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan sekjen. (gunawa/JawaPos.com...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan mengungkapkan kegelisahannya terkait terjadinya disharmoni dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Hal itu ia katakan saat dirinya dalam pertemuan antara pimpinan PAN-PKS menyampaikan

“Tadi saya sampaikan, bahwa perlu pemikiran bersama tidak hanya PAN-PKS, namun semua ‘stakeholder’ karena demokrasi banyak hasilnya namun banyak yang perlu diwaspadai. Demokrasi seharusnya lahirkan harmoni namun justru disharmoni,” kata Zulkifli usai pertemuan Pimpinan PAN-PKS di Sekretariat DPP PAN, Jakarta, Jumat.

Mantan Ketua MPR RI itu menjelaskan, disharmoni tersebut, misalnya, saat ini memfitnah dan menebar kebencian menjadi sesuatu yang biasa sehingga bertolak belakang dengan tujuan demokrasi yaitu menghasilkan harmoni.

Menurut dia, demokrasi yang hadir di Indonesia telah memberikan banyak hasil positif, misalnya, kebebasan berpendapat namun mengapa justru terjadi disharmoni.

“23 tahun reformasi ada capaian yang dicapai bangsa Indonesia, misalnya, teman-teman jurnalis bebas meliput dan masyarakat bebas bicara. Namun, saat ini justru demokrasi menghasilkan disharmoni, ini kenapa,” ujarnya.

Selain itu menurut Zulkifli, dalam pertemuan itu dirinya juga menyinggung terkait ketergantungan bangsa Indonesia terhadap impor berbagai bahan kebutuhan, misalnya, gula, garam, beras, kedelai, sayur dan buah.

Dia menilai ketergantungan tersebut berdampak besar pada petani Indonesia yaitu menghancurkan harga jual produk dalam negeri.

“Ketergantungan impor sangat luar biasa dan buat petani tambah miskin serta utang luar negeri Indonesia terus bertambah karena impor menggunakan dolar, ini sangat merugikan, tentu ini ada yang keliru,” katanya.

Bagikan berita ini:
6
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar