Kadis-Sekretaris Tak Sejalan Jadi Target Mutasi di Pemprov Sulsel

Sabtu, 22 Mei 2021 18:45

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas dan Sekretaris yang dianggap tak sejalan ternyata menjadi target mutasi. Salah satunya akan dipindahkan lintas OPD.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Imran Jausi, rencana ini memang sedang digodok oleh tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Pihaknya mempertimbangkan, lingkungan dan efektivitas kerja agar program pemerintah tetap bisa berjalan.

Sebetulnya, kata dia, bukan tidak sejalan. Melainkan, ada beberapa sekretaris yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Plt pimpinan OPD. Namun kini tergantikan, lantaran adanya pimpinan defenitif atau pelaksana tugas yang baru.

“Jadi sekretarisnya turun jabatan lagi. Jangan sampai ada beban psikologis. Tetapi ini baru usulan Baperjakat. Masih akan dikonsultasikan dengan pak Plt gubernur,” ungkapnya kepada FAJAR, Jumat, 21 Mei 2021.

Dia pun merinci ada beberapa OPD yang mengalami kondisi tersebut. Sebut saja Dinas Perhubungan Sulsel. Sekretarisnya pernah menjabat sebagai Plt. Namun karena ada pimpinan defenitif, dia kini dia kembali ke posisi semula.

Kemudian Dinas Kesehatan. Sekretarisnya, kata dia, pernah menjabat sebagai Plt Kadis. Namun kembali ke posisi semula, karena sudah ada pimpinan baru. “Nah jangan sampai ada beban psikologis dalam bekerja karena pernah menjadi pimpinan,” ujarnya.

Tetapi mana yang akan dimutasi, apakah pimpinan atau sekretarisnya? Mantan Kepala BPSDM Sulsel ini belum bisa berkomentar soal hal itu. Hanya saja khusus untuk pimpinan OPD, prosesnya panjang. Harus melalui izin Mendagri dan KASN.

Berbeda jika yang dimutasi yakni setingkat eselon III atau IV (termasuk sekretaris). Cukup melalui izin Mendagri. “Tetapi semua masih dalam tahapan pembahasan di tingkat Baperjakat,” tambahnya.

Pemprov Sulsel terus merampungkan rencana mutasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan, Dirjen Otoda Kemendagri Akmal Malik diundang langsung ke Sulsel untuk membahas hal ini.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, memang melakukan pertemuan tertutup dengan Dirjen Otoda Akmal Malik di rujab wagub, Kamis malam 20 Mei. Akmal yang tiba pukul 20.00 Wita, langsung masuk ke dalam rumah jabatan.

Pertemuan mereka berlangsung cukup lama. Kepada FAJAR, Andi Sudirman Sulaiman mengaku jika dia berkonsultasi terkait tatanan pemerintahan ke depan. Kata dia, banyak visi misi yang mesti disinergikan dengan pemerintah pusat.

Termasuk dirinya juga mengonsultasikan terkait rencana mutasi tersebut. Hanya saja Andi Sudirman belum bisa memastikan kapan rencana itu dimulai. Akan tetapi, dia telah meminta pertimbangan aturan untuk melakukan pergeseran pejabat dalam waktu dekat ini.

“Kan banyak kepala daerah yang langsung menempatkan tidak sesuai dengan aturan. Beliau sampaikan aturan dan tatanannya seperti apa,” beber adi mantan mentan RI, Amran Sulaiman itu kepada FAJAR di kantor gubernur Sulsel, Jumat 21 Mei.

Pada prinsipnya, kata dia, Kemendagri mensuport upaya yang dilakukan pemprov. Termasuk untuk mutasi pejabat dalam waktu dekat ini. Hanya saja, Andi Sudirman tak ingin gegabah. Pasalnya evaluasi masih akan dilakukan.

Nantinya ada beberapa pertimbangan untuk melakukan mutasi. Jejak temuan di Inspektorat menjadi salah satu penilaian penting. Begitupun dengan kinerja dan capaian APBD sesuai target yang telah diberikan. (rls-ful)

Bagikan berita ini:
1
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar