Prabowo Subianto Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Dalam Negeri

Sabtu, 22 Mei 2021 07:30

Prabowo Subianto dalam sebuah wawancara eksklusif.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pertahanan Prabowo Subianto selaku Ketua Harian Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) berkomitmen akan mendorong kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Untuk mewujudkan itu, Prabowo menyebut perlunya kesinambungan dalam pengadaan Alpalhankam. Selain itu, penguasaan teknologi menjadi hal utama yang tidak bisa dikesampingkan.

“Untuk menuju kemandirian juga diperlukan penguasaan teknologi. Untuk itu, perlu peran serta semua pihak terutama pendidikan tinggi dan para ahli-ahli di bidang elektronika”, jelas Prabowo dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).

Selanjutnya sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa paradigma belanja pertahanan harus diubah menjadi suatu investasi pertahanan. Anggaran pertahanan harus dikelola dengan baik sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu, Indonesia harus mencari bagaimana implementasi imbal dagang, kandungan lokal, offset, transfer of technology, dan rincian investasi pertahanan dalam setiap pengadaan alpalhankam dari luar negeri.

Untuk menuju kemandirian di bidang industri pertahanan, Prabowo menambahkan perlunya suatu Rencana Strategis (Renstra) jangka panjang sehingga dapat menjadi rujukan untuk membangun kemandirian industri pertahanan, yakni dengan adanya suatu masterplan berjangka panjang.

“Presiden kehendaki masterplan jangka panjang. Bukan tahun per tahun,” ujar Menhan.

Dia juga menekankan, perlunya rekomendasi dan evaluasi dari KKIP dalam semua pembelian alutsista. Hal ini agar menjamin Indonesia diuntungkan dari segala aspek dalam setiap pembelian alutsista. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
6
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar