Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Dipungut Biaya, Pengamat: Bakal Jadi Bumerang Bagi Perbankan

Sabtu, 22 Mei 2021 14:18

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mulai 1 Juni 2021 nasabah pemilik rekening dan ATM bank Himbara seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN akan dikenai transaksi cek saldo dan tarik tunai di ATM dengan logo ATM Link akan dikenakan biaya. Padahal sebelumnya transaksi ini tidak dikenakan biaya alias gratis bagi nasabah.

Tarif mengecek saldo Rp 2.500, sementara untuk penarikan tunai akan dibebani biaya administrasi Rp 5.000. Sementara itu, biaya transfer akan dikenakan biaya Rp 4.000 atau tidak berubah.

Pengamat ekonomi Nur Bau Massepe berpendapat, langkah perbankan memungut uang untuk cek saldo dan tarik tunai di ATM justru bisa menjadi bumerang atau merugikan perbankan sendiri.

“Karena selama ini juga sudah dikenal fee transaksi kalau pake link, tapi kalau dinaikkan biaya, konsumen bisa akan berpindah ke platform bank digital yang biayanya hampir zero (nol),” katanya, Sabtu (22/5/2021).

Padahal ada beberapa platfrom bank digital seperti Jenius milik bank BTPN yang malah nol biasa transfer antar rekening non BTPN.

“Cuma mereka kasih biaya adminstrasi perbulan apalagi kalau menggunakan platform digital layanan seperti OVO, Gopay,” paparnya.

Ia juga membenarkan pendapatan terbesar perbankan memang didapatkan dari transaksi fee atau dikenal dengan fee based income dan e-chanel seperti ATM, dan kartu kredit.

Bagikan berita ini:
1
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar