Korban Kubangan di Stadion Mattoanging, Pemprov Sesalkan Penambang Liar

Minggu, 23 Mei 2021 22:35

Dua orang ditemukan tewas di kubangan Stadion Mattoanging.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terjadinya insiden tenggelamnya tiga warga di kubangan Stadion Mattoanging yang membuat dua meninggal dunia menjadi hal yang cukup memprihatinkan.

Pasalnya, sejak pembongkaran stadion, beberapa oknum tak bertanggung jawab nyatanya melakukan penggalian di kawasan stadion yang kemudian menyebabkan terbentuknya galian dengan kedalaman diperkirakan tiga sampai lima meter.

Kasatpol PP Sulsel, Mujiono mengatakan, sekitar 15 mobil angkut bongkaran yang telah menerobos masuk meski telah dilarang.

“Jadi kejadiannya setelah diratakan stadion, ada beberapa penambang liar kurang lebih 15 mobil angkut bongkaran yang selalu beroperasi di luar, yang ilegal. Itu kami dorong keluar begitu kami tertibkan,” katanya, Minggu, (23/5/2021).

Padahal, kata dia, pelarangan untuk mengakses kawasan stadion telah dimasfikan. Petugas telah melakukan pemagaran, memasang tanda larangan, hingga papan wicara untuk tidak masuk karena berbahaya.

Namun, kata Muji, tetap saja ada yang membandel masuk. Menerobos bahkan merusak pagar yang yang telah dibuat.

Terpisah, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman mengaku telah menginstrusikan pemberhentian galian di kawasan stadion sejak bulan Maret lalu.

Ia pun sangat terpukul atas kejadian tersebut. Ia berharap, kejadian itu dapat menjadi pelajaran untuk ke depannya.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turut berduka cita mendalam atas musibah korban tenggelam di genangan air bekas galian Stadion Mattoanging,” tutur Sudirman. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
1
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar