Meski Pandemi, Nilai Ekspor Sulsel Triwulan Pertama 2021 Meningkat 19,15 persen dari Tahun Lalu

Minggu, 23 Mei 2021 10:41

ILUSTRASI (INT).

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memicu pertumbuhan ekonomi di tahun 2021. Salah satunya melalui peningkatan nilai ekspor ke luar negeri.

Meski di tengah pandemi Covid-19, rupanya nilai ekspor untuk triwulan pertama di tahun 2021 ini meningkat dibanding tahun 2020 lalu. Berdasarkan berita resmi statistik, disebutkan bahwa total nilai ekspor Sulsel Triwulan I Tahun 2021 sebesar USD 296,51 juta naik secara y-on-y sebesar 19,15 persen.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, ini menjadi bukti Pemerintah Provinsi Sulsel dalam upaya pemulihan ekonomi. Untuk nilai ekspor triwulan pertama tahun 2020 senilai USD 248,85 juta.

“Alhamdulillah, nilai ekspor di Sulawesi Selatan periode Januari-Maret tahun 2021 dengan nilai USD 296,51 juta atau Rp 4,21 triliun (kurs 14.200). Nilai ekspor tumbuh 19,15 persen (yoy) dari triwulan I Tahun 2020,” ujarnya, Sabtu, 22 Mei 2021.

Hal ini pun berpengaruh pada neraca perdagangan Sulsel. Dimana pada periode Januari-Maret 2021 mengalami surplus USD 135,69 juta atau Rp 1,92 triliun. Adapun komoditas ekspor utama Sulsel Maret 2021, diantaranya nikel, rumput laut, udang segar, carragenan, mete kupas, kakao liquor, clinker, daging kepiting, biji kakao, dan ikan olahan.

“Alhamdulillah, ekspor kita naik diantaranya dari hasil pertanian berupa rempah-rempah. Jika dahulu Indonesia dijajah karena rempah-rempah. Kini kita harus “jajah” (dominasi pasar) rempah-rempah dengan ekspor keluar negeri. Untuk tahun 2021 ini, rempah-rempah menjadi salah satu komoditas yang kita ekspor,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
10
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar