Cerita Jamaris, Guru Honorer yang Mendadak Kaya dari Proyek Pembangunan Bendungan

Senin, 24 Mei 2021 18:51

Guru Honorer Jumaris

FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Hidup Jamaris perlahan berubah. Semenjak mendapat uang Rp800 juta dari pembebasan lahan proyek pembanguan Bendungan Pamukkulu, Kabupaten Takalar, dia memborong satu unit motor dan satu mobil baru.

Dua kendaraan itu tentu mempermudah pekerjaannya sebagai guru honorer di salah satu sekolah di Kota Makassar, yang dulunya naik motor, kini sudah naik mobil.

“Alhamdulillah sekarang saya naik mobil. Apalagi jarak dari sini (rumah) ke sekolah sekitar 40 kilometer,” katanya, Senin (24/5/2021).

Meski warga Dusun Ko’mara, Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar ini masih berstatus sebagai guru honorer selama 13 tahun, namun ia bersyukur mendapat rezeki nomplok, meski di luar pekerjaannya sebagai seorang guru.

Kendati demikian, Jamaris tidak melupakan jasa sepeda motor lama miliknya. Motor itu tetap ia gunakan jika cuaca sedang tak mendukung, pada saat ia hendak berangkat mengajar di Kota Makassar.

“Kalau semisal hujan, saya pakai (mobil baru). Sebelum ada mobil, saya pakai motor pergi mengajar. Jarak dari sini ke tempat mengajar (di Makassar) sekitar 40 km. Pulang pergi dan hanya dua kali atau tiga seminggu,” tambah dia.

Rencananya, lanjut Jamaris, mobil merah miliknya ini akan dipakai jalan-jalan ke rumah keluarganya meski cuaca di tempat tinggalnya saat ini kerap diguyur hujan.

Bagikan berita ini:
5
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar