Langgar Prokes Covid-19, Presiden Brasil Dijatuhi Denda

Senin, 24 Mei 2021 13:30

Presiden Brasil Jair Bolsonaro didenda gara-gara melanggar aturan keselamatan kesehatan di acara publik. (AFP)

FAJAR.CO.ID – Semua orang sama di mata hukum. Pernyataan itu berlaku di Brasil. Presiden Brasil Jair Bolsonaro didenda gara-gara melanggar aturan protokol kesehatan (prokes) di acara publik. Kantor kepresidenan punya waktu 15 hari untuk mengajukan banding. Setelah itu baru nominal denda ditentukan.

”Otoritas kesehatan mengajukan kasus terhadap Bolsonaro karena mendukung acara berkumpul tanpa perlindungan sanitasi di Maranhao. Hukum berlaku untuk semua orang,” cuit Gubernur Maranhao Flavio Dino.

Dia menjelaskan, di wilayahnya, berkumpul lebih dari seratus orang adalah hal terlarang. Penggunaan masker wajib hukumnya. Dino patut waswas. Sebab, Kamis (20/5) varian Covid-19 asal India terdeteksi kali pertama di Maranhao.

Tindakan Bolsonaro memang membuat banyak pihak kecewa. Di saat Brasil tengah berjuang mengurangi angka penularan, dia malah menggelar acara yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Jumat (21/5) Bolsonaro membagikan sertifikat tanah di Acailandia, Maranhao. Pada acara yang dipenuhi banyak orang tersebut, Bolsonaro tak bermasker. Dia juga menyebut Dino sebagai diktator berpipi tembem.

Selama ini Bolsonaro memang menentang banyak aturan terkait usaha pencegahan penularan Covid-19.

Pemimpin 66 tahun itu berkali-kali menyerang gubernur yang menerapkan aturan kesehatan ketat selama pandemi. Padahal, Brasil adalah negara dengan angka kematian tertinggi kedua akibat Covid-19. Posisinya ada di belakang Amerika Serikat (AS).

Bulan lalu senat sudah memulai penyelidikan terhadap cara pemerintah menangani pandemi. Jika terbukti bersalah, itu bisa menjadi ancaman untuk karier politiknya. (JPC)

Bagikan berita ini:
10
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar