Prajurit TNI Penyerang Polsek Ciracas Dipecat

Senin, 24 Mei 2021 21:02

Sidang putusan terhadap Empat prajurit TNI AD terdakwa kasus penyerangan Polsek Ciracas beberapa waktu lalu, kini menjal...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengadilan Militer menggelar sidang putusan terhadap empat prajurit TNI AD terdakwa kasus penyerangan Polsek Ciracas pada Agustus 2020. Sidang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (24/5).

Berdasarkan siaran pers Puspen TNI, sidang putusan terhadap empat terdakwa dilakukan dalam dua berkas terpisah. Berkas perkara pertama Nomor 59-K/PM.II-08/AD/III//2021 dengan terdakwa Pratu Novendo Arya Putra dari Kesatuan Badan Pembinaan Hukum (Babinkum TNI) dengan Hakim Ketua Letkol Chk (K) Nunung Hasana dan Otidur Militer Letkol Chk Salmon Balubun.

“Dalam putusannya Majelis Hakim menyatakan terdakwa Novendo Arya Putra secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 170 Ayat (1) juncto Ayat (2) Ke-1 KUHP, Pasal 351 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, dan Pasal 406 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP dengan putusan hukuman pokok, satu tahun penjara potong masa tahanan. Dan hukuman tambahan diberhentikan dari dinas kemiliteran Tidak Dengan Hormat atau Dipecat.

“Setelah didiskusikan dengan penasehat hukum, terdakwa menyatakan pikir-pikir untuk banding,” bunyi siaran pers Puspen TNI, Senin (24/5).

Selanjutnya berkas perkara kedua nomor 28-K/PM.II-08/AD/II/2021 dengan tiga orang terdakwa. Para terdakwa, yaitu Prada Muhammad Faisal, Prada Ardi Sepri, dan Prada Adefo dari Kesatuan Pengadilan Militer Utama.

Sidang dengan tiga terdakwa ini dipimpin oleh Hakim Ketua Letkol Laut Slamet, dan Oditur Militer Letkol Chk Salmon Balubun. Dalam amar putusan Majelis Hakim menetapkan tersangka Prada Muhammad Faisal secara sah dan menyakinkan melanggar Pasal 170 Ayat (1) juncto Ayat (2) Ke-1 KUHP, Pasal 351 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, Pasal 406 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP dengan hukuman pokok penjara 11 bulan dan hukuman tambahan diberhentikan secara tidak hormat dari kedinasan militer (dipecat).

Bagikan berita ini:
7
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar