Viral Jenazah Covid-19 Dibakar , Walikota Padangsidimpuan: Itu Tidak Benar

Senin, 24 Mei 2021 08:50

Screenshoot video viral di Padangsidimpuan yang disebut di pemakaman Covid-19 (ist)

FAJAR.CO.ID, SUMUT — Sebuah Video viral yang menyebut ada pembakaran makam jenazah Covid-19 di Padangsidimpuan (Psp), Sumut. Walikota Irsan Efendi Nasution memberikan tanggapan.

Sebuah video viral pada Minggu (23/5/2021), memperlihatkan suasana pemakaman.

Di tengah-tengah pemakaman terlihat adanya kobaran api.

Terlihat juga ada aktivitas warga yang sedang menggali tanah di lokasi perkuburan itu. Narasi dalam video menyebut peristiwa itu terjadi di Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, pada Minggu dini hari tadi.

“Kuburan jenazah diduga korban Covid dibakar massa,” tulis narasi dalam video.

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi mengatakan tidak benar ada pembakaran makam jenazah COVID-19.

Walikota mengatakan yang dibakar di lokasi itu adalah ban.

“Tidak benar ada pembakaran terhadap jenazah, saya pastikan itu tidak,” katanya.

“Saya baru dari TKP, ini barusan di jalan dari TKP untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait dengan kekhawatiran mereka terhadap pemakaman itu,” kata Irsan lagi.

“Tidak benar ada pembongkaran terhadap makam jenazah, yang ada itu adalah tadi malam ketika warga menyampaikan protes mereka, dan tim ke TKP, lalu ada ban bekas yang dibakar,” jelasnya.

Protes ini dilakukan karena warga tidak ingin pemakaman pasien Covid-19 di wilayah mereka. Irsan mengatakan situasi di lokasi saat ini sudah kondusif.

“Sudah kondusif, tadi kita sudah selesai, kita undang warga masyarakat,” katanya.

“Tadi sudah bertemu dengan Forkopimda, kita jelaskan sesuai dengan Permenkes 413, bahwa pemakaman terhadap saudara-saudara kita yang meninggal konfirmasi COVID itu diperkenankan dilakukan di TPU dengan berbagai ketentuan,” jelasnya.

“Pertama pemulasaraan jenazah itu harus dilakukan di rumah sakit, yang melakukan pemakaman menggunakan alat pelindung diri,” ucapnya.

Walikota Psp kembali memastikan narasi adanya pembongkaran dan pembakaran makam jenazah Corona yang beredar itu tidak benar.

Dia meminta warga tidak mempercayai informasi yang tidak benar itu.

“Tidak terprovokasi terhadap isu atau berita yang sengaja untuk menyesatkan masyarakat,” jelasnya.(ral/int/pojoksatu)

Bagikan berita ini:
10
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar