BPJS Kesehatan Selidiki Dugaan Kebocoran 279 Juta Data Peserta

Selasa, 25 Mei 2021 17:08

Pegawai BPJS Kesehatan sedang memberikan pelayanan kepada calon peserta di Kantor BPJS Kesehatan Jl Pettarani Kamis, 2 J...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus menyelidiki dugaan kebocoran 279 juta data milik peserta. Bahkan penelusuran data digital juga dilakukan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan investigasi terus dilakukan. Pihaknya juga tengah melakukan mitigasi terkait keamanan data.

“Selain investigasi dan penelusuran jejak digital, yang saat ini sedang kami lakukan mitigasi hal yang mengganggu keamanan data dalam layanan dan proses administrasi,” katanya saat jumpa pers daring, Selasa (25/5).

Dia menyebut pihaknya belum bisa menginformasikan perkembangan terbaru penyelidikan dugaan data bocor. Namun, dipastikan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dikatakannya, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menyelidiki dugaan ini, antara lain dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara, Polri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangungan Manusia dan Kebudayaan.

Terkait sistem keamanan, dikatakannya BPJS Kesehatan menggunakan sistem keamanan berlapis dan sesuai dengan ISO 27001, standard internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi.

Setelah dugaan data bocor, BPJS Kesehatan menyatakan memperkuat sistem keamanan dengan meningkatkan proteksi dan keamanan sistem.

“BPJS Kesehatan berupaya maksimal agar data pribadi peserta terlindungi, baik di fasilitas kesehatan maupun proses administrasi,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
6
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar