Dokter Singapura Picu Polemik, Buat Surat Terbuka Soal Vaksin Covid-19

Selasa, 25 Mei 2021 08:20

Ilustrasi vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID – Masalah baru terjadi di Singapura menyusul surat terbuka yang dilayangkan oleh para dokter. Sebanyak 12 dokter membuat surat terbuka yang ditujukan kepada para orang tua. Para dokter mempertanyakan keamanan jangka panjang vaksin Pfizer-BioNTech jika digunakan pada anak-anak.

Menteri Senior Negara Kesehatan Singapura Koh Poh Koon bereaksi terkejut dan kecewa dengan sikap para dokter.Dia mengungkapkan kekecewaannya dalam sebuah postingan Facebook.

“Tidak ilmiah dan tidak profesional, di mana para dokter ini telah menafsirkan bukti ilmiah dan menciptakan kebingungan dan ketakutan di publik,” katanya seperti dilansir Malay Mail, Senin (24/5).

“Ini menciptakan kebingungan dan ketakutan di publik dan menyebarkan mitos dan ketidakbenaran,” tulis Koh yang merupakan seorang ahli bedah kolorektal.

Vaksin Pfizer-BioNTech adalah salah satu dari dua vaksin Covid-19 yang disetujui digunakan di Singapura. Awal pekan ini vaksin itu disetujui oleh Otoritas Ilmu Kesehatan dan aman digunakan bagi mereka yang berusia antara 12 dan 15 tahun.

Surat dari para dokter tertanggal 20 Mei itu ditujukan kepada orang tua yang sedang memutuskan apakah akan memvaksinasi anak mereka. Surat itu berisi permintaan para dokter untuk berpikir matang-matang sebelum memilih untuk menyuntik anak mereka dengan vaksin Covid-19.

Surat asli menyebutkan para dokter dengan nomor lisensi medis mereka yakni Dr Benny KH Tan, Dr Chia AM, Dr Clement Lai, Dr Colleen Thomas, Dr CT Tan, Dr Diane Jek, Dr Judy Chen, Dr Kee Leng Chee, Dr Kho Kwang Po, Dr Khoo Boo Kian, Dr Paul IW Yang dan Dr Suzie Lee.

Bagikan berita ini:
8
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar