Dokter Singapura Picu Polemik, Buat Surat Terbuka Soal Vaksin Covid-19

Selasa, 25 Mei 2021 08:20

Ilustrasi vaksin Covid-19

Sebelas dokter, tidak termasuk dr. Khoo, akhirnya mencabut surat mereka dan mengatakan bahwa mereka menarik ucapan mereka dengan rela dan rendah hati. Sebab bagi mereka, beberapa pemikiran mereka mungkin disalahpahami oleh beberapa orang awam.

“Selanjutnya kami akan merenungkan dalam forum yang lebih profesional dan privat,” kata mereka.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (21/5) lalu, komite ahli Singapura untuk vaksinasi Covid-19 menanggapi surat itu dan menjelaskan alasannya bahwa vaksin itu aman dan manjur untuk kelompok usia remaja. Surat dokter mengutip sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa RNA dari Sars-Cov-2 dapat diubah menjadi DNA menggunakan enzim yang disebut reverse transcriptase. Menurut para dokter proses ini sangat mengganggu.

Pernyataan dari komite ahli mengklarifikasi tanggapan para dokter itu. Menurut ahli vaksin yang menggunakan teknologi messenger ribonucleic acid technology (mRNA) tidak dapat mengubah DNA seseorang.

“Saya mendorong kita semua untuk mendapatkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya. Perang melawan Covid-19 akan terus berkembang seiring dengan munculnya data dan perkembangan baru,” tambah dr. Koh

“Kita perlu menavigasi ini dengan ketelitian ilmiah dan tidak membiarkan emosi atau bias pribadi kita menciptakan lebih banyak kebingungan,” pungkas dr. Koh. (JPC)

Bagikan berita ini:
5
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar