Orok Bayi Terbungkus Baju Sekolah, Hasil Hubungan Gelap?

Selasa, 25 Mei 2021 17:41

FAJAR.CO.ID, GOWA — Penemuan orok bayi di kebun milik warga di Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa siang kemarin, menimbulkan tanda tanya.

Tiga orang saksi telah diperiksa dalam kasus ini. Namun sampai saat ini, polisi belum menemukan orang tua dari bayi malang itu.

Sampai saat ini pula, jenis kelamin dari bayi itu belum diketahui. Namun warga sekitar menduga, bahwa anak yang tak berdosa itu adalah seorang perempuan.

“Memang warga sekitar sempat berteriak-teriak bahwa bayi itu perempuan. Tapi kami belum bisa pastikan karena saat ditemukan, masih samar-samar,” kata Kapolsek Pallangga, Iptu Nasruddin, Selasa (25/5/2021).

Saat perwira polisi dua balok ini ditanya soal korban adalah hasil hubungan gelap, pihaknya enggan berbicara lebih jauh.

“Ini motifnya masih kita dalami. Anggota kami di lapangan juga masih menyelidiki kasus ini,” tambah Nasruddin di ruang kerjanya.

Orok tersebut ditemukan oleh wanita bernama Sahara (45) di sebuah kebun pada saat hendak mencari bibit pohon salak, pada Senin (24/5/2021) pukul 12.30 WITA kemarin.

Sesampainya di sana, dia menghirup aroma tak sedap. Sahara pun mencari sumber aroma itu dan menemukan gundukan tanah.

Setelah digali, ternyata ditemukan orok bayi yang terbungkus seragam sekolah dan tertimbun tanah sedalam satu meter.

“Jadi kedalaman satu meter itu tercium oleh warga dan ditemukan terbungkus seragam sekolah. Saat ini orok tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Makassar,” terang Nasruddin. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
2
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar