Panik saat Tahu akan Diamuk Massa, Pencuri Uang Rp145 Juta Ngaku Siaga 1

Selasa, 25 Mei 2021 22:30

FAJAR.CO.ID, GOWA — Pelaku pencurian uang senilai Rp145 juta milik warga di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada April 2021 atau pada bulan ramadan lalu mengaku panik usai beraksi.

Namanya Vicki dan Nurfikri. Dua sekawan ini mengaku langsung siap siaga, setelah mendengar kabar dari keluarga korban yang akan datang untuk menghakimi dirinya.

Mereka pun meminjam anak dua buah anak panah dari temannya yang ada di Kota Makassar, untuk berjaga-jaga diri jika memang keluarga dari korbannya itu benar-benar akan datang menghabisi nyawanya.

“Busur (anak panah) saya pakai untuk siaga satu. Karena saya dengar korban akan membawa massa. Iya (untuk jaga diri),” kata Vicki, sambil tertunduk malu di hadapan wartawan di Mapolsek Bontonompo siang tadi.

Meski memegang dua buah anak panah, keduanya tetap cari tempat aman. Nurfikri bersembunyi di rumahnya di Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo, Gowa.

Sementara Vicki bersembunyi di rumah keluarganya di Kecamatan Tamalate, Kota Makasssar. Sayang, persembunyian mereka tetap diendus polisi dan Tim Anti Bandit Polres Gowa dengan mudahnya menangkap para pelaku.

“Namun saat Vicki dilakukan pengembangan, dia justru melawan dan akhirnya kami lumpuhkan kaki kirinya dengan tembakan,” tegas Kapolsek Bontonompo, Iptu Totok di kantornya.

Diketahui, Perwira polisi dua balok ini menjelaskan, dua sekawan ini beraksi dengan cara membagi tugas. Fikri sebagai penjaga dan Vicki sebagai eksekutor.

Bagikan berita ini:
7
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar