PKS Ingatkan Firli Bahuri, Sudah 8 Hari Abaikan Perintah Presiden Jokowi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengingatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri soal arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait nasib 75 pegawai KPK.

"Untuk Pak @jokowi, tahukah sudah 8 hari pernyataannya tidak bawa perubahan pada SK Pimpinan KPK yang menon-aktifkan 75 pegawai?," kata Mardani dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Selasa (25/5/2021).

Menurut anggota Komisi II DPR itu bahkan mengatakan akibat pembangkangan pimpinan KPK tersebut menimbulkan kegaduhan dan menghambat pemberantasan korupsi.

"Ada perintah Presiden & MK yang harus dilaksanakan. Kian lama bisa menimbulkan kegaduhan tak perlu yang menghambat agenda pemberantasan korupsi @KPK_RI @kempanrb @BKNgoid," jelasnya.

https://twitter.com/MardaniAliSera/status/1396999706262130689

Sebelumnya, diberitakan, Presiden Jokowi menilai hasil TWK tidak serta merta bisa dijadikan dasar untuk memberhentikan para pegawai KPK yang tak lolos. Seharusnya, kata dia, hasil tes menjadi masukan untuk memperbaiki KPK.

"Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK dan tidak serta-merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Jokowi beranggapan, apabila hasil tes tersebut menunjukkan adanya kekurangan pegawai, masih ada peluang untuk memperbaikinya melalui pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan