Rugikan Negara Rp1,2 Triliun, Maria Pauline Lumowa Dihukum 18 Tahun Penjara

Selasa, 25 Mei 2021 19:02

TERBUKTI: Maria Pauline Lumowa sebelum sidang vonis di Pengadilan Negeri di Jakarta Pusat kemarin (24/5). (FEDRIK TARIGA...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis Maria Pauline Lumowa dengan hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 800 juta, subsider 4 bulan kurungan. Maria terbukti telah memperkaya diri sendiri dan korporasi dengan merugikan keuangan negara Rp 1,2 triliun.

Vonis tersebut lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan jaksa. Maria dituntut 20 tahun pidana penjara. Adapun hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum, berlaku sopan selama persidangan, serta aset perusahaan milik terdakwa di bawah Gramindo Group dan PT Sagared Team telah disita.

Ketua Majelis Hakim Saifudin Zuhri menyatakan, dalam membuat putusan, majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Dalam putusan tersebut, hal yang memberatkan adalah terdakwa masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Agung selama 17 tahun.

Atas perbuatannya, terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan melakukan tindak pidana pencucian uang.

Maria juga dituntut mengganti keuangan negara Rp 185 miliar. Apabila tidak membayar uang pengganti selama satu bulan, harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk mentupi uang pengganti tersebut.

”Tetapi, apabila tidak ada harta yang mencukupi, dapat diganti pidana penjara 7 tahun,’’ kata Saifudin saat membacakan putusan sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Bagikan berita ini:
5
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar