Terkait Permintaan BAP Walkot Tanjungbalai, Bambang Widjojanto Duga Firli Berbohong

Selasa, 25 Mei 2021 11:09

Ketua KPK Firli Bahuri

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengomentari terkait kabar permintaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Ketua KPK Firli Bahuri dalam penanganan perkara dugaan suap Pemerintah Kota Tanjungbalai. BW, sapaannya, menegaskan, KPK tak mengenal istilah berita acara ekspose.

Pernyataan ini menanggapi klarifikasi yang disampaikan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, yang menyebut Firli meminta Berita Acara Ekspose pimpinan terdahulu, bukan BAP. Permintaan BAP ini diduga dilayangkan karena muncul nama Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam pengusutan kasus Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial.

“Keputusan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi No. KEP-562A/01-20/05/2016 tentang Standar Prosedur Baku (SOP) Kedeputian Bidang Penindakan (SOP Penindakan) tidak mengenal nomenklatur Berita Acara (BA) Ekspose,” kata BW, Selasa (25/5).

Menurut BW, permintaan atas Berita Acara Ekspose diduga hanya untuk mengelak atas sinyalemen adanya permintaan BAP Syahrial oleh Firli Bahuri. Menurut BW, Filri melakukan kebohonga nyata, terlebih permintaan BAP itu juga bertentangan dengan Perkom KPK.

“Sebaiknya Ketua KPK diminta untuk menjelaskan dan menunjukan, di mana pasal dan peraturan yang menegaskan adanya Berita Acara Ekspose. Jika Ketua KPK tidak dapat menjelaskannya, fakta kebohongan menjadi tak terbantahkan,” tegas BW.

Menanggapi ini, Plt juru bicara KPK Ali Fikri mengklaim, kekeliruan ada pada sekretaris Ketua KPK. Dia berdalih Firli hanya meminta Berita Acara Ekspose.

Bagikan berita ini:
1
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar