Tingkat Hunian Rendah, Dispar Maklumi Hotel Tak Bayar THR Karyawan

Selasa, 25 Mei 2021 14:59

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar memaklumi jika pengusaha hotel kesulitan membayar Tunjangan Hari Raya (THR) karyawannya. Pasalnya industri ini paling terdampak Covid 19.

Kepala Bidang Promosi dan Pariwisata Dispar Kota Makassar Muhammad Roem mengaku tak begitu kaget dengan persoalan tersebut. Kata dia, tingkat hunian hotel selama pandemi mengalami penurunan drastis.

“Kalau perhotelan baru selesai puasa, mereka belum ada apa-apa, kalau hotel itu okupansi, kalau mau dilihat yah tingkat hunian, Ramadan kemarin kan itu rendah. Ini mereka lagi low season,” ujarnya, Selasa (25/5/2021).

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung redah membuat industri perhotelan harus bekerja keras untuk tetap bertahan.

Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan, posisi hotel saat ini cukup dilematis di mana di satu sisi ekonomi mereka sangat terpuruk namun haris memenuhi kewajiban tersebut.

“Ini memang sangat dilematis, karena (hotel) salah satu industi sangat porak poranda. Itu industri perhotelan dan restoran, hingga sulit mewujudkan kewajiban seperti apa adanya, karena hunian drop kasihan,” jelasnya

Meski saat ini okupansi sudah bergerak positif dengan peningkatan rata-rata hingga 28-30%, dari sejak awal tahun lalu hanya mampu mencapai 18-25%.

Hanya saja jumlah 30% dianggapnya masih sulit mengakomodir operasional secara normal.

“Dengan hunian 30% masih belum bisa berharap banyak untuk memenuhi kewajiban, apalagi harga jual sangat drop,” terang Anggiat.

Bagikan berita ini:
5
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar