Ditekuk Afghanistan, Shin Sebut Banyak Kekurangan, Pemain: Jangan Lihat Skor

Rabu, 26 Mei 2021 10:51

Foto: PSSI.org

FAJAR.CO.ID, DUBAI—Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Afghanistan pada laga coba di Lapangan Iranian Club, Dubai yang berakhir dini hari tadi. Pada pertandingan ini, anak asuh pelatih Shin Tae-yong kalah tipis 2-3.

Memainkan Adi Satryo, Firza Andika, Rachmat Irianto, Andy Setyo, Rifad Marasabessy, Osvaldo Haay, Ady Setiawan, Yakob Sayuri, Witan Sulaeman, Saddam Gaffar, dan M Rafli sebagai starter, Pasukan Garuda tertinggal 0-3 lebih dulu.

Noraollah Amiri berhasil membawa Afghanistan unggul di menit ke-6 setelah berhasil memanfaatkan celah di pertahanan skuad Garuda. Afghanistan menggandakan keunggulan dua menit sebelum babak pertama berakhir. Kali ini Amiruddin Syarifi dapat menuntaskan umpan terobosan.

Empat menit babak kedua berjalan, Afghanistan mampu memperlebar keunggulan ketika Hussein Zamani menyambar umpan silang untuk menjebol gawang Indonesia. Indonesia yang memasukkan Genta Alparedo, Braif Fatari, Pratama Arhan, Nurhidayat, Syahrian Abimanyu, dan Adam Alis, Egy Maulana Vikri kemudian menipiskan ketertinggalan.

Egy berhasil mencetak gol pertama Indonesia di menit ke-59 setelah ia menuntaskan umpan Kushedya Hari Yudo dengan baik. Penggawa Lechia Gdansk itu kemudian berperan besar membantu Adam Alis mencetak gol kedua Tim Garuda di menit ke-64. Tendangan bebasnya tidak bisa diamankan dengan baik oleh kiper.

“Bicara mengenai itu, pertama untuk stopper, banyak kekurangan disana, tetapi dengan adanya pemain seperti sekarang, kita harus perbaiki satu demi satu. Kemudian passing dalam pertandingan. Kalau dilihat juga kekurangan ada saat tidak bisanya melakukan serangan balik yang baik, itu yang akan diperbaiki satu demi satu. Secara keseluruhan, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” tutur Shin usai laga dikutip dari situs resmi PSSI.

Shin tetap memberi apresiasi atas kegigihan pemain di lapangan.  “Memang ini sebuah proses, jadi kita berusaha untuk memainkan seluruh pemain, dan juga selama satu tahun enam bulan tidak bergulirnya kompetisi di Indonesia, tapi kita bisa bilang ini sebagai awal,” ujarnya.

“Ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Babak pertama kita memang kemasukan tiga gol, namun di babak kedua kita bisa mengejar kembali, untuk mencetak dua gol, disitu saya melihat kegigihan dari para pemain, dan saya berterima kasih atas usahanya,” lanjut pelatih asal Korea Selatan itu.

Shin Tae-yong berharap di laga selanjutnya mereka bisa menunjukkan performa lebih baik. “Masih ada tiga sampai empat hari lagi hingga pertandingan berikutnya, kami harus lebih banyak meningkatkan fisik, itu yang terpenting. Namun sebelum kesana, kita akan mengadakan meeting team terlebih dahulu, semoga kami bisa memperoleh hasil positif,” tutupnya.

Adam Alis berharap sama. Gelandang tim nasional Indonesia itu mengungkapkan tujuan dari uji coba yang dilakoni yakni bagaimana melihat perkembangan tim dan membenahi kekurangan yang ada. Dan ia mengaku cukup puas.

“Pertandingan yang cukup bagus, walaupun di babak pertama sempat tertinggal tiga gol, tapi kita masih tetap semangat untuk bisa mencetak gol. Jangan melihat skornya akhirnya, ini pertandingan persahabatan, kita akan lebih fokus melawan Thailand, Vietnam dan Uni Emirat Arab nanti. Ini uji coba untuk mengelola kita, agar bagaimana kita tahu apa yang pelatih inginkan untuk dapat dijalani oleh pemain. Tadi sudah lumayan, walaupun tim belum benar-benar kompak,” tegas Adam.

Ia juga Berbicara mengenai golnya yang menyelematkan Indonesia dari kekalahan telak. “Mengenai gol, saya rasa itu hanya insting saja. Saya kira tadi sepakan bola Egy masuk gawang, tapi saya datang, bola rebound ke saya dan Alhamdulillah masuk gawang,” bebernya.

Adam berharap Indonesia bisa melakukan perubahan besar di laga-laga berikutnya. “Harapannya lawan Oman belakangan, kita bisa lebih kompak lagi, lebih kuat, lebih kuat, nanti kedepannya lebih siap di kualifikasi Piala Dunia,” tandasnya. (amr)

Bagikan berita ini:
7
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar