Waspada Banjir saat Gerhana Bulan

Rabu, 26 Mei 2021 22:17

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di balik keindahan gerhana bulan, rupanya ada hal yang harus diperhatikan. Utamanya kondisi air laut.

Kepala BMKG Wilayah 4 Sulsel, Darmawan, mengatakan, posisi bulan yang berada dekat dengan bumi saat gerhana membuat air di laut menjadi pasang.

Hal itu bisa saja terjadi banjir rob dan mengancam keselamatan manusia. Khususnya yang tinggal di wilayah pesisir. Namun hal itu tetap dipantau oleh BMKG.

“Kita pantau terus itu dengan alat pengukur pasang surut air laut. Kalau ada banjir rob pasti secepatnya akan kita laporkan. Tapi selama ini kalau terjadi seperti ini (gerhana bulan), tidak terjadi banjir rob begitu,” kata Darmawan.

Diketahui, fenomena gerhana bulan yang terjadi saat ini membuat air di laut menjadi pasang, karena jarak antara bulan dan bumi berkisar 363 kilometer jika dibandingkan dengan posisi terjauh atau apoge.

Selain itu, ukuran bulan jika dilihat dari bumi pun akan terlihat besar 13.77 persen, jika dibandingkan dengan posisi apoge atau titik terjauh bulan dari bumi.

Tingkat kecerahan bulan juga menjadi 15.6 persen, jika dibandingkan dengan keadaan rata-rata serta 29.1 persen jika dibandingkan dengan posisi apoge.

Selain itu, lanjut Darmawan, gerhana bulan terjadi akibat bulan bumi dan matahari berada sejajar. Posisi bumi pun berada di tengah-tengah antara bulan dan matahari.

Bagikan berita ini:
4
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar