Anggap Diri Bukan Pelaku Utama, Agung Sucipto Ajukan Justice Collaborator

Kamis, 27 Mei 2021 17:46

Suasana persidangan. (FOTO: IKBAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Terdakwa kasus suap pembangunan infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto, kembali menjalani sidang lanjutan, di Ruang sidang Prof Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Makassar, Kamis (27/5/2021).

Agenda sidang kedua ini adalah pemeriksaan saksi. Sebanyak sembilan saksi dihadirkan. Semuanya adalah ASN Pemprov Sulsel dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Dalam sidang tersebut, Agung Sucipto yang hadir lewat virtual langsung mengajukan Justice Collaborator (JC).

“Izin yang mulia, bisakah saya melalui kuasa hukum saya mengajukan JC,” katanya.

Sekadar diketahui, Justice Collaborator (JC) adalah seorang pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar sebuah kejahatan atau kasus yang dinilai pelik dan besar.

Menanggapi hal itu, majelis hakim yang diketuai Ibrahim Palino mengatakan, jika permohonan tersebut akan lebih dulu diteliti.

“Ada permohonan dari terdakwa untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator, tapi nanti kita lihat apakah bisa diterima atau tidak, kita periksa dulu pasal – pasal terkait,” jelasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Agung Sucipto M Nursal menjelaskan, alasan kliennya mengajukan JC sebab, Agung bukanlah pelaku utama atas kasus ini.

“Ada 4 persyaratan, dan itu semua, kami sudah sampaikan di pengadilan. Indikatornya adalah bahwa dia mungkin tidak punya inisiatif dan power,” ujar M Nursal.

Bagikan berita ini:
8
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar