Habib Rizieq Shihab Divonis Denda Rp20 Juta, Begini Pertimbangan Majelis Hakim

Kamis, 27 Mei 2021 18:02

ILUSTRASI: Layar menampilkan suasana sidang kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengad...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Majelis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menilai, ada diskriminasi hukum kasus kerumunan di Megamendung dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab. Hal itu disampaikan majelis hakim saat membacakan pendapat dalam sidang putusan Rizieq Shihab di PN Jaktim, pada Kamis (27/5).

Majelis Hakim menilai, banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan yang hanya diselesaikan secara humanis oleh satgas COVID-19.

“Dalam upaya penjeraan itu dan ketika orde atau ketertiban telah kembali terjaga, maka penjatuhan sanksi pidana badan sebagai ultimum remedium tidaklah diperlukan lagi. Hal ini mendelik pada pelanggaran prokes yang telah terjadi di mana-mana dan Satgas COVID-19 dengan kewenangannya telah banyak menjatuhkan sanksi administratif dan sanksi sosial yang bersifat humanis oleh karena tiada seorang pun berniat untuk tidak mematuhi aturan pemerintah berkenaan dengan kesehatan masyarakat,” ucap Hakim.

Hakim mengatakan, berdasarkan pada keterangan sejumlah saksi, terdapat banyak pelanggaran protokol kesehatan di tengah masyarakat, namun tidak ditindak. Sehingga, Hakim berpendapat ada diskriminasi hukum yang terjadi.

Bagikan berita ini:
10
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar