Mahfud MD Bungkam Terkait Pemecatan Pegawai KPK, Gus Umar: Maklum Dia Lagi Menikmati Jadi Menko

Kamis, 27 Mei 2021 10:26

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Miftahulhayat/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menko Polhukam Mahfud MD memilih bungkan saat ditanya sikapnya mengenai kebijakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memecat 51 pegawainya.

Sikap Mahfud MD ini mendapat kiritikan dari tokoh Nahdatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau Gus Umar.

Gus Umar menyebut jika kondisi KPK yang ada saat ini terjadi di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), maka Mahfud MD akan bersuara paling keras memberikan kritik.

“Andai pemecatan Novel cs terjadi di era SBY. Gak kebayang kecaman orang ini ke SBY,” kata Gus Umar dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Kamis (27/5/2021).

Dia lantas menyindir mantan Ketua Mahkamah Konsitutsi tersebut sedang diam karena lagi menikmati jabatannya sebagai Menko Polhukam.

“Jika hari ini dia Gak kritis maklumi saja dia lagi menikmati enaknya jadi Menko,” sindirnya.

Sebelumnya, Mahfud MD telah dihubungi JawaPos.com (jaringan Fajar.co.id) untuk dikonfirmasi terkait pemecatan 51 pegawai KPK, dia memilih tidak merespons.

Kondisi serupa juga saat Mahfud ditanya sikap atas 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK dinonjobkan. Mahfud pun tak bergeming.

Sebelumnya, pimpinan KPK mengabaikan perintah Presiden Jokowi, terkait nasib 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya sebanyak 51 pegawai KPK tetap dipecat dan 24 pegawai lainnya akan menjalani tes ulang.

Bagikan berita ini:
9
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar